Trik Nonton Film di Teater Bersama Anak

Sudah semenjak lama beta ingin mengecek berbagi tips nonton film bersama budak kecil, segar sekarang keingetan lagi. Umur termuda yang pernah aku ajak ke bioskop ialah 4 tahun. Acara nonton ku tertinggi sukses.

Ok, kita mulai saja tips dan triks nonton film di teater bersama keturunan versi aku:

1. Tata acara. Acara persiapan ini mampu dilakukan di rumah berhari-hari sebelum kegiatan nonton. Berarti dilakukan bahkan untuk bani yang tidak terbiasa dengan jahanam dan melimpah orang. Acara ini dapat berupa kemah-kemahan di dalam bait dengan salang dimatikan dan hanya menyisakan televisi yang dinyalakan. Rahmat pengenalan, sambil ngobrol dengan selingi secara lelucon yang lucu. Tanpa takut-takuti tersebut, apalagi serta nyebut-nyebut gedembai.

2. Screening. Jadilah sosok dewasa yang bertanggungjawab. Kenali film yang akan kalian tonton sebelumnya. Bisa menggunakan cara browsing di dunia maya atau tanya ke penjaga yang tutup pernah nonton film berikut. Hindari film yang "meragukan".

3. Beli Tiket. Anak-anak biasanya bukan sabaran, serta cenderung dengan lebih pandai kalau diajak ke pasar modern. Akan dijamin membuat kamu repot jika ditambah dikau harus mengantri panjang karcis nonton. Semakin buruk lagi, mereka hendak kecewa bahkan mengamuk begitu kita tidak berhasil memperoleh tiket. Acara nonton kamu akan hancur total. Gunakanlah fasilitas m-tix (untuk komposisi 21) alias blitzcard (blitz megaplex) dalam menjamin kepemilikan tiket. Saksama ketentuan masing-masing fitur ini. Bahkan jika perlu, kau minta tolong orang lain untuk mengulak tiket terlebih dahulu sebelumnya. Misal, kalau anda mau nonton di sore perian, beli tiket di terang hari. Yang ini terkaan merepotkan benar-benar.

4. Status duduk. Dalam saat membeli tiket, pilih tempat hidup di pematang agar mudah jika keturunan kita ingin ke toilet. Tempatkan anak-anak dekat beserta kita, kian baik sedang kalau diapit orang gede. Jika beramai-ramai, atur dan kombinasikan bujang kecil pendek dengan keturunan yang semakin besar. Tanpa tempatkan anak-anak yang "berpotensi konflik" menempel.



5. Baju hangat. Soalnya di dalam bioskop dingin, tan- lupa siapkan jacket alias sweater dalam anak member.

6. Pipis. Sebelum film dimulai, tanya anak engkau apakah pingin pipis & ajak ke toilet. Sesudah duduk pada bioskop, beberapa kalau itu pingin memipis melembutkan jangan ditahan dan kira ke aku, agar kita antar. Resiko kita sederajat orang dewasa, kalo itu pingin memipis melembutkan ya harus kita mendampingi, walau film sedang rame-ramenya.

7. Snack. Jangan meleng beli target dan minuman untuk merencanakan. Hindari minuman yang mudah tumpah. Aku sih se bawa ransel dan beli makanan pada supermarket, sebab selain jenis makanan yang beragam pun lebih sederhana dibanding di bioskop.

8. Dampingi. Sehabis anak-anak nonton, kita gak lantas larat tidur lho. Kita mesti kasih penjelasan kalau mereka nanya atau kalau terselip adegan yang menurut member harus dijelaskan. Jangan biasakan menyuruh mereka diam beserta cubitan atau teriakan. Tegur dengan lembut.



9. Jangan 3D. Sebisa mungkin kita masuk ke bioskop sehabis dipanggil, tidak terlalu mepet. Hal itu membantu si anak mengakurkan diri pada keadaan teater di saat terang. Umumnya anak-anak melihat-lihat dulu hal ihwal bioskop & mulai tanya-tanya. Hal yang ada juga menciptakan anak-anak tau kalau terselip orang lainnya yang juga ikut nonton. Bahwa datang surat keterangan saat telat, ruangan telah Nonton Bioskop Film gelap, anak-anak gak siap liat. Saat kesempatan perdana, sebaiknya tan- nonton yang 3D. Tesmak 3D rata-rata membuat bujang gak tenteram, beberapa ponakan aku malah pusing. Oleh sebab itu sebaiknya nonton yang 2D biasa aja dulu.